ADDUSERS - Memasukkan/ menambah user ke/dari file CSV.
ARP - Address Resolution Protocol
ASSOC Change - file extension associations
ASSOCIAT - One step file association
AT Schedule - Perintah untuk membuat shedule program (utk dijalankan kemudian waktu)
ATTRIB - Mengganti atribut file
BOOTCFG - Edit boot setting windows
BROWSTAT - Mencari info domain,browser dan PDC
CACLS - Mengganti/mengubah file permissions
CALL - Memanggil sebuah program batch
CD - Memindahkan ke sebuah folder tertentu.
CHANGE - Mengubah Properties pada Terminal Server
CHKDSK - Memeriksa dan memperbaiki file system
CHKNTFS - Memeriksa NTFS file system
CHOICE - Menerima input keyboard ke dalam sebuah batch file
CIPHER - Encrypt-Decrypt files/folders
CleanMgr - Membersihkan secara otomatis Temporary files, recycle bin
CLEARMEM - Membersihkan memory
CLIP - meng-Copy STDIN ke Windows clipboard.
CLS - Membersihkan layar CMD
CLUSTER - Windows Clustering
CMD - Membuka layar CMD/ command prompt
COLOR - Mengganti warna pada window CMD
COMP - Membandingkan isi dari 2 atau lebih file
COMPACT - kompres file/folder di dalam partisi NTFS
COMPRESS - kompres file individu di dalam partisi NTFS
CON2PRT - Connect atau disconnect sebuah Printer
CONVERT - Convert FAT drive menjadi NTFS.
COPY - Copy 1 atau lebih file ke lokasi tertentu
CSVDE - Import/Export Active Directory data
DATE - Menampilkan/mengatur tanggal
Dcomcnfg - DCOM Configuration Utility
DEFRAG - Defragment hard drive
DEL - Menghapus 1 atau lebih file
DELPROF - Menghapus User Profile NT
DELTREE - Menghapus sebuah folder beserta subfolder
DevCon - Device Manager Command Line Utility
DIR - Menampilkan daftar file/folder dari sebuah drive
DIRUSE - Menampilkan disk usage/kapasitas disk
DISKCOMP - Membandingkan isi dari 2 buah floppy disk
DISKCOPY - Copy isi dari sebuah floppy disk ke floppy disk lainnya
DNSSTAT - DNS Statistics
DOSKEY - Mengedit command line,recall commands,dan create macros
DSADD - Menambah user (computer, group..) ke dalam active directory
DSQUERY - Menambah item ke dalam active directory
DSMOD - Modify user (computer, group..) di dalam active directory
ECHO - Menampilkan message pada monitor
ERASE - Menghapus satu atau lebih file
EXIT - keluar dari window CMD
EXPAND - Uncompress file
EXTRACT - Uncompress CAB files
FC - Membandingkan 2 buah file
FDISK - Disk Format dan partition
FIND - Mencari sebuah text string di dalam sebuah file
FINDSTR - Mencari strings di dalam files
FOR /F -Loop command: untuk beberapa files sekaligus
FOR - Loop command: all options Files, Directory, List
FORFILES - Batch process multiple files
FORMAT - Memformat sebuah disk
FREEDISK - Menampilkan free disk space (dalam bytes)
FSUTIL - File and Volume utilities
FTP - File Transfer Protocol
FTYPE - Menampilkan/mengubah file types yg digunakan dalam file extension
GLOBAL - Menampilkan daftar anggota dalam global groups
GOTO - Mengarahkan sebuah program batch untuk melompat ke labelled line
HELP - Online Help
HFNETCHK - Network Security Hotfix Checker
IF - Conditionally perform a command (perintah bersyarat)
IPCONFIG - Configure IP
KILL - Menghapus program dari memory
LABEL - Memberi/mengubah label disk
LOCAL - Menampilkan daftar anggota local groups
LOGEVENT - Menulis text ke dalam NT event viewer.
LOGOFF - Keluar dari system / Mengeluarkan user dari system
LOGTIME - mencatat tanggal dan waktu dalam sebuah file
MAPISEND - Mengirim e-mail dari command line
MEM - Menampilkan memory usage
MD - Create new folders
MODE - Configure a system device
MOUNTVOL - Mengatur Mount point dalam sebuah volume
MOVE - Memindahkan file dari sebuah folder ke folder lain
MOVEUSER - Menindahkan user dari sebuah domain ke domain lain
MSG - Mengirim message
MSIEXEC - Microsoft Windows Installer
MSINFO - Windows NT diagnostics
MSTSC - Terminal Server Connection (Remote Desktop Protocol)
MUNGE - Mencari dan Menganti text di dalam sebuah file (find & replace)
MV - Meng-copy file yang sedang/sementara digunakan
NET - Mengatur network resources
NETDOM - Domain Manager
NETSH - Configure network protocols
NETSVC - Command-line Service Controller
NBTSTAT - Menampilkan networking statistics (NetBIOS over TCP/IP)
NETSTAT - Menampilkan networking statistics (TCP/IP)
NOW - Menampilkan current Date and Time
NSLOOKUP - Name server lookup
NTBACKUP - Backup folders
NTRIGHTS - Edit user account rights (wilayah akses yg diizinkan oleh admin)
PATH - Menampilkan atau mengatur search path untuk executable files
PATHPING - Melacak route plus network latency dan packet loss
PAUSE - Menahan proses sebuah batch file and menampilkan message
PERMS - Menampilkan permissions (wilayah akses) user
PERFMON - Performance Monitor
PING - Menguji (test) network connection
POPD - Restore previous value dari sebuah directory yang di-save oleh PUSHD
PORTQRY - Menampilkan status ports dan service
PRINT - Print text file
PRNCNFG - Menampilkan, mengatur, atau mengubah nama printer
PRNMNGR - Menampilkan, menghapus, atau menambah daftar printer; set default printer
PROMPT - Mengubah command prompt
PsExec - Menjalankan proses jarak jauh (remote)
PsFile - Menunjukkan file2 yang dibuka dari jarak jauh
PsGetSid - Menampilkan SID sebuah computer atau user
PsInfo - Menampilkan informasi dari sebuah system
PsKill - Menghentikan proses melalui process ID
PsList - Menampilkan detail informasi dari sebuah proses
PsLoggedOn - Who's logged on (mengecek secara lokal atau melalui resource sharing)
PsLogList - Event log records
PsPasswd - Mengubah account password
PsService - Menampilkan dan mengubah services
PsShutdown - Shutdown atau reboot computer
PsSuspend - Suspend/menahan proces
PUSHD - Menyimpan/Save dan mengganti current directory
QGREP - Mencari kata/kalimat di dalam file yg sesuai dgn pola/line yg ditentukan.
RASDIAL - Mengatur RAS connections
RASPHONE - Mengatur RAS connections
RECOVER - Memulihkan/Recover damaged file dari sebuah disk defective (rusak).
REG - Membaca, mengatur, atau menghapus registry keys dan values
REGEDIT - Mengimport/mengeksport registry settings
REGSVR32 - Register/unregister file DLL atau ocx
REGINI - Mengubah Registry Permissions
REM - Merekam/mencatat comments (remarks) di dalam sebuah batch file
REN - mengubah nama file
REPLACE - Mengganti/Replace atau meng-update sebuah file dengan file line
RD - Delete folder
RDISK - Create Recovery Disk
RMTSHARE - Share folder atau printer
ROUTE - Memanipulasi network routing tables
RUNAS - Menjalankan sebuah program dgn menggunakan user account lain.
RUNDLL32 - Menjalankan sebuah DLL command (add/remove print connections)
SC - Service Control
SCHTASKS - Create or Edit Scheduled Tasks
SCLIST - Display NT Services
ScriptIt - Control GUI applications
SET - Display, set, atau remove environment variables
SETX - Set environment variables secara permanent
SHARE - Mendaftar atau edit sebuah file share atau print share
SHORTCUT - Create windows shortcut (.LNK file)
SHOWGRPS - Menampilkan daftar NT Workgroups atau user yang telah joined
SHOWMBRS - Menampilkan daftar Users yg merupakan member dari sebuah Workgroup
SHUTDOWN - Shutdown computer
SLEEP - Menunggu selama beberapa saat
SOON - Menjadwal(schedule) sebuah command untuk beberapa waktu kemudian
SORT - Sort input
START - membuka sebuah window baru, untuk menjalankan program atau command tertentu
SU - Switch User
SUBINACL - Edit file & folder Permissions, Ownership serta Domain
SUBST - Menyesuaikan sebuah path dengan drive letter
SYSTEMINFO - Menampilkan daftar system configuration
TASKLIST - Menampilkan daftar aplikasi dan service yang sedang berjalan
TIME - Menampilkan atau mengubah waktu pada system
TIMEOUT - Delay processing sebuah batch file
TITLE - Menentukan judul window untuk sebuah session CMD.EXE
TOUCH - mengubah timestamps sebuah file
TRACERT - Melacak route ke sebuah remote host
TREE - Tampilan grafis dari struktur folder
TYPE - Menampilkan isi dari sebuah text file
USRSTAT - Menampilkan daftar domain usernames dan last login
VER - Menampilkan version information
VERIFY - Memeriksa apakah files telah ter-save
VOL - Menampilkan disk label
WHERE - Mencari dan menampilkan files di dalam sebuah directory tree
WHOAMI - Menampilkan current UserName dan current domain
WINDIFF - Membandingkan isi dari dua atau lebih file.
WINMSD - Windows system diagnostics
WINMSDP - Windows system diagnostics II
WMIC - WMI Commands
XCACLS - Mengubah file permissions (hak akses)
XCOPY - Copy files dan folders
Selasa, 05 Juni 2012
Kumpulan Perintah CMD (dos prompt)
Diposting oleh DREAM-XP di 00.53 0 komentar
Label: TIPS
Cara Mengamankan Dari Autorun Virus
Kebanyakan Virus menyebarkan dirinya melalui Usb yang kita colokkan ke komputer.
Nah pada posting kali ini saya berbagi sedikit tips, bagaimana supaya autorun virus di dalam USB tidak menyebarkan dirinya ke komputer kita.
Adapun cara yang manual untuk mengatasinya :
Cara yang pertama dengan mengedit secara manual dengan menggunakan notepad atau wordpad. Diasumsikan flashdisk kita yang telah dicolokan kedalam komputer (yang telah terinfeksi) beralamat “F:\”, maka saya akan mencoba membuka file “F:\autorun.inf” lalu enter.
Lalu notepad akan terbuka secara otomatis dengan beberapa mantra didalamnya, setelah itu kita tinggal mengedit mantra tersebut dengan memblock semua mantra tersebut(ctrl+a) lalu hapus(backspace atau del) lalu anda bisa membiarkannya kosong lalu tekan ctrl+s untuk men-savenya. Anda juga bisa menuliskan beberapa puisi indah tentang perdamaian didalamnya.
Tetapi bang blckflcn, bagaimana jika file tersebut memiliki attribute “read-only”? yang jelas kita tidak dapat mengeditnya secara manual!(aaaaarrrrrgh!!!!). Lalu? Apa yang dapat kita lakukan… bang blckflcn? Gigi dibalas dengan gigi, mata dibalas dengan mata, dan yah… anda benar
Langkah-langkahnya :
1. buka aplikasi notepad (tempat dimana kita akan menulis mantra)
2. tuliskan mantra “del /a:r f:\autorun.inf” (tnp tanda petik) lalu enter.
3. langkah selajutnya adalah tulis mantra lagi! Mantranya “echo ‘terserah tulisan apa’ >f:\autorun.inf&attrib +r f:\autorun.inf” (tnp tanda petik juga).
4. lalu save file mantra tersebut dengan nama file terserah anda dan path-nya terserah anda juga, tetapi extension-nya harus “.bat”(harus tidak boleh tidak)
5. lalu jalankan file mantra yang baru kita buat tersebut
6. buka explorer
7. pada bagian address tuliskan “F:\autorun.inf”, lalu tekan enter sambil mengucapkan “sim…salabim…”. Maka aplikasi notepad akan muncul lagi sambil menampilkan beberapa tulisan
Diposting oleh DREAM-XP di 00.53 0 komentar
Label: TIPS
Cara Disable Fungsi Regedit
Regedit atau kepanjangan dari Registry Editor pada Windows mempunyai fungsi untuk melihat, membuat atau memodifikasi registry di dalam Windows.
Bagi pemilik warnet, tips ini sangat berguna sekali karena fungsinya tersebut kadang-kadang disalah gunakan oleh orang-orang atau user yang tidak bertanggung jawab sehingga dapat mengakibatkan system registry di komputer anda eror dan rusak.
Nah kalau system registry computer kita sudah di acak-acak atau di robah fungsinya oleh user-user yang jahil, kita sendiri yg repot memperbaikinya.
Kalau sudah begini penghasilan pun berkurang, akibat computer rusak.Untuk memperbaiki computer yg rusak kita membutuhkan banyak waktu dan biaya kalau kita tidak bisa nginstalnya.
Supaya Regedit anda tidak diacak-acak orang yg tak bertanggung jawab , saya akan berbagi sedikit sedikit tips untuk memecahkan masalah tersebut.
Langkah-langkahnya :
1. Klik Start > Run > kemudian ketik gpedit.msc kemudian tekan Enter atau OK sehingga akan tampil jendela Group Policy Editor.
2. Klik User Configuration > Administrative Templates > System.
3. Kemudian pilih dan klik double Prevent access to registry editing tools hingga tampil “kotak dialog“.
4.Lalu pilih “enabled” pada opsi yang ada, dan juga pilih “yes” pada “disable regedit from editing tools?”
5. Kemudian Klik OK atau Apply dan tutup jendela gpedit.msc.
Sekarang anda sudah aman dan userpun sudah tidak bisa mengakses fungsi regedit tersebut dan anda bisa aman dari gangguan tangan-tangan jahil yang meresahkan.
Diposting oleh DREAM-XP di 00.52 0 komentar
Label: TIPS
Mengenal BIOS (Basic Input Output System)
Mengenal BIOS (Basic Input Output System)
Pada saat booting awal BIOS (Basic Input Output System) akan mengambil alih untuk melakukan
inisialisasi awal semua komponen yang ada di motherboard. BIOS akan melakukan POST (power
On Self Test) dengan mengenali CPU, FPU (math coprocessor), chip RAM, IC timer pada
motherboard, DMA controller, IRQ controller, dll.
Gunanya untuk melakukan checking awal dan memastikan semua komponen terpasang dengan
baik dan bekerja dengan normal
Lebih jauh lagi, karena BIOS menyediakan interface antara sistem operasi dengan hardware
yang terpasang pada PC, maka BIOS-pun harus sanggup mengendalikannya secara otomatis
apabila sistem operasi melakukan suatu proses input output yang melibatkan salah satu
komponen hardware di dalamnya. Pentingnya keberadaan BIOS membuatnya menjadi faktor
vital untuk menjaga kelangsungan seluruh aktivitas pada PC.
BIOS
BIOS tergolong suatu chip, Suatu chip yang diisi dengan cara elektromagnetis (pencahayaan)
dan BIOS pada umumnya disimpan dalam chip EPROM (erasable programmable ROM) atau
EEPROM (Electrical Erasable PROM), makanya teknologi saat ini BIOS dapat di update (flashing)
Ada banyak merek dipasaran antara lain AMI AWARD, Phoenix, dll tergantung dari merek MB
yang digunakan, biasanya MB yang ada pada computer build up terdapat BIOS yang dibuat
sendiri dari vendornya (ex : Dell, Hp, Acer)
Pada umumnya istilah-istilah didalam BIOS bervariasi tiap produsen tetapi sebenarnya
mempunyai fungsi yang identik.
Keguanaan
Salah konfigurasi dan setting adalah salh satu penyebab lambatnya serta turunnya tenaga PC
kita, beberapa pilihan pada BIOS setup dapat diibaratkan seperti sumber tenaga bagi PC kita.
Misalnya setup untuk optimalisasi memory, pengaturan FSB multiplexing, serta voltase untuk
Memory dan processor dapat dilakukan lewat pilihan option di BIOS
Lalu kita terlewatkan mengaktifkan cache memory maka terjadi adalah jalanya computer akan
tersendat-sendat bahkan layaknya sebuah siput.
Cache memory dapat mempercepat kinerja dengan membantu transfer data dari memory
utama ke prosecor.
Masalah keamanan dimana kita bias membuat password BIOS agar orang yagn tidak berhak
tidak dapat menggunakan PC kita (walaupun cara ini dapat di bongkar dengan teknik hacking)
Talk ShowComputer Easy
Setting BIOS
Ada banyak option didalam BIOS pada umumnya dibagi dalam beberapa kategori. Ex : Standard
CMOS, BIOS Features, Power Management, Integrated Systems, dll.
Setiap kategori terdiri dari option-option pilihan , misalnya
Standar CMOS Setup ; konfigurasi hardware yang paling dasar seperti date, time, hd, drive,
video,
Bios Features Setup ; Konfigurasi untuk tingkat lanjuntan seperti Virus warning, CPU internal
Cache, External Cache, Quick Power On Self Test, Boot Sequences, dll
Integrated Peripheral ;
Advanced Chipset Features ; option untuk mengoptimalkan bagi yang expert dan professional,
ada DRAM timing, CAS Latency, SDRAM cycle length, AGP aperture, AGV mode.
Integrated Peripherals ; Mengendalikan fungsi-fungsi tambahan pada motherboard seperti port
serial mau pun paralel. Nonaktifkan ( disabled) saja yang Anda tidak butuhkan untuk dapat
membebaskan IRQ.
PnP/PCI Configurations ; Sebaiknya pilih semua konfigurasi pada pilihan Auto, kecuali port USB
atau grafik 3D yang sering membuat masalah. Bila demikian berikan interrupt tersendiri.
Load BIOS Default & Load SETUP default ; untuk mengembalikan fungis secar standar sebelum
diubah-ubah.
Power Management Setup ; Semakin canggih mekanisme penghematan energi, semakin
membingungkan pilihannya manajemen power-nya. Setting yang tepat dapat menghemat uang Anda.
Masalah BIOS
BIOS dapat rusak misalnya oleh masa pakai, penggunaan yang salah, dan virus misalnya virus
CIH. BIOS sebenarnya dapat di perbaiki walaupun memerlukan resource lain, BIOS dapat di
update firmwarenya (flashing). Proses perbaikan BIOS dapat dilakukan dengan melakukan
pengcopian flash BIOS yang rusak pada MB yang identik dan sejenis.
Flashing atau Update dapat berupa software yang dijalankan pada mode DOS dan lakukan setup
software flashing yang didapatkan dari website MB bersangkutan
Diposting oleh DREAM-XP di 00.51 0 komentar
Label: TIPS
Mengoptimalkan Troubleshooting PC Lambat
11 Hal yang Harus Diperhatikan dalam
Troubleshooting PC Lambat
Keluhan apa yang paling sering ditemukan dalam perkantoran yang cukup membosankan bagi para IT Technical support ? yaitu menanggapi masalah misalnya seperti ini “Komputer saya Lambat” begitulah kira-kira kalimat yang sering dilontarkan para end user yang menggunakan komputernya, dan kita harus memperbaikinya, itu suatu hal yang sangat membosankan untuk ditanggapi saking seringnya, terkadang kita menjawab “upgrade aja”, walaupun kita tahu, bukan itu jawaban yang tepat sebenarnya. Karena end user tidak mengetahui apa yang dilakukanya. Otomatis kita harus mencari penyebabnya, terkadang saking stressnya kita kita langsung mengambil langkah untuk menginstall ulang saja, daripada repot mencari cari permasalahanya, dan itu justru akan memakanwaktu lebih banyak.
Berikut 11 hal yang harus kita perhatikan untuk menanggapi masalah “komputer saya lambat!”
A. Spyware dan Virus
yang paling menjadi top untuk menganalisa pc yang melambat dalah bagian ini, karena bagian ini yang paling mudah di susupi dan banyak user yang berinteraksi denganya (secara tidak langsung), spyware berasal dari banner-banner dan iklan-iklan di suatu halaman web yang mulai beraksi saat kita mengakses halaman / banner tersebut melalui sebuah browser yang memiliki celah keamanan yang tidak bagus, sehingga spyware ini sangat dekat dengan IE, karena IE adalah teman baik untuk spyware, karena spyware bisa memungkinkan spyware untuk menginstall program di dalam HDD kita secara silent, langkah awal, gunakanlah firefox! secara garis besar langkah dasar untuk menghapus spyware:
1. Indentifikasi dan analisa process yang sedang berjalan dengan windows task manager
2. Identifikasi dan non aktifkan service yang bersangkutan melalui management console
3. Identifikasi dan non aktifkan service yang ada di startup item dengan system configuration utilty
4. Cari dan hapus entry di registry yang ada pada startup
5. Identifikasi dan hapus file yang mencurigakan
6. Install dan gunakan spyware detection dan removal.
B. Processor Overheating
Kebanyakan modern prosesor mudah menghasilkan panas, sehingga prosesor masa kini membutuhkan pendingin khusus dan jenis fan khusus, sehingga pada saat tempratur prosesor meningkat melampaui batas, sistem akan melambat dan proses akan berjalan lambat, modern motherboard dapat memonitor dan mengatur tempratur prosesor, yang dapat dilakukan melalui bios. Kipas prosesor yang gagal disebabkan karena :
1. Debu yang menghambat perputaran kipas secara smooth
2. Fan motor rusak
3. Bearing fan ada yang doll sehingga fan “jiggling” jiggling yang dimaksud disini adalah jika fan yang sedang berputar putar ada bunyi krek krek secara cepat maka bisa dikatakan kalau bearing fan sudah mulai doll fan juga tidak harus di ganti, jika berdebu kita hanya membutuhkan membersihkan debunya.
C. Ram yang buruk
Beberapa situasi dapat juga karena pengaruh ram yang buruk, hal ini dikarenakan oleh:
1. RAM timing lebih lambat dari spesifikasi mesin yang optimal
2. RAM yang memiliki nilai minor hanya bisa dilihat setelah melalui beberapa test
3. RAM terlalu panas
Pada zaman ini banyak fariasi RAM yang dapat kita gunakan dan kita beli, dan kita dapat menyesuaikan dengan kapasitas dan kemampuan dari motherboard kita dan jangan lupa untuk mengeset kecepatan RAM dari bios Hal buruk lainya dalam RAM adalah masing masing chips nya tidak semuanya bisa stabil sehingga akan menurunkan performa, sehingga ciri ciri RAM chips yang tidak bagus adalah pc selalu lambat dan akhirnya blue screen, jika kita menemukan RAM yang overheat kita bisa gunakan heatspreader untuk mengatasinya (saran saya, daripada beli heatspreader RAM mending beli RAM yang lebih bagus saja).
D. Harddisk yang fail
Jika harddisk sering mengalami failure, ini juga akan memperburuk performa komputer, dan jenis jenis fail ini banyak penyebabnya, bisa sifatnya mekanis, elektronik, bahkan firmware nya yang ngga update, dari harddisk ini akan menyebabkan:
1. Akses time yang lambat
2. Jumlah bad sector yang terus meningkat saat di scandisk atau di chkdsk
3. Ada bluescreen yang ngga terjelaskan
E. Gagal Boot
mendeteksi harddisk itu masih dalam keadaan bagus atau ngga itu gampang gampang usah, biasanya paling sering di windows xp slalu muncul “Windows delayed write failure” saat harddisk mengalami kegagalan, nah disaat itulah kita mulai mensiasati ada pa gerangan di harddisknya, pertama kita bisa melakukan scan dengan chkdsk, sampaikita memeriksa fisik harddisknya. biasanya fisik harddisk dapat dilihat dari bunyinya, semakin berisik berarti menandakan komponen komponen di dalamnya ada yang mulai longgar, kita bisa juga menggoyang goyang harddisk ke kiri kanan dan mendengarkan bunyinya, jika ingin menggunakan tools dan mengecek kondisi harddisk secara berkala kita bisa menggunakan tools hddlife, ada yang gratis ada yang bayar.
F. Bios Settings
Biasanya bios yang belum di custom setting nya akan mengalami roses perlambatan beberapa detik, khususnya pada saat booting, untuk itu kita harus engcustom bios setting agar performa kerja proses boot bisa dipercepat, secara umum settingan bios yang harus diperhatikan adalah:
1. Boot langsung ke harddisk
2. Disable IDE drive yang tidak terpakai
3. Set speed latency RAM
4. Matikan IO / IRQ perangkat onboard yang tidak dipakai
5. Gunakan Fast POST
G. Disk type/controller compatibility
Hal ini terkadang spele, namun hal ini akan terasa saat kita menggunakan aplikasi yang akan menguras performa harddisk, biasanya motherboard sekarang sudah memiliki kontroler yang baik untuk paralel ATA disk, namun kita harus memperhatikan kabel IDE nya, karna kabel ini memiliki beberapa spesifikasi tertentu, ada yang udma 33, 66, dan 100, kalau kita lihat secara fisik, bentuk kabelnya memiliki serabut yang halus halus dan banyak, sedangkan yang udma 33 serabutnya sedikit, jadi gunakanlah kabel yang memiliki spesifikasi yang tinggi untuk disk kita. dan jangan lupa, setiap 18 bulan pasti akan muncul disk dengan teknologi dan kapasitas terbaru jadi jangan lupa rencanakan untuk melakukan penggantian ini akan memberikan efek yang baik untuk kita. Selain itu jika motherboard yang digunakan saat ini adalah motherboard yang sudah dilengkapi dengan SATA Disk controler hal itu akan lebih baik lagi, karena sata lebih cepat dibandingkan pata
H. Windows Services
Secara default service yang di windows berjalan semua, walaupun secara langsung kita tidak tahu apakah kita membutuhkanya atau tidak, service tersebut bisa di akses dari control panel, administrative tools dan service, banyak service service yang tidak diperlukan yang bisa hentikan, dengan begitu kita bisa menghemat RAM yang terpakai di komputer dan otomatis komputer bisa berjalan lebih baik, beberapa service yang harus diperhatikan dan dimatikan jika kita tidak membutuhkanya adalah:
1. FTP 2. Indexing Service
2. Remote Registry
3. Telnet
4. Remote Access
5. Remote Desktop
6. Automatic Update
I. Process yang invisible
Terkadang, tampa kita ketahui ada saja program yang berjalan di memory, padahal kita sudah tidak menggunakanya lagi atau bahkan kita sudah menguninstallnya namun programnya masih ada yang berjalan, untuk itu kita harus memperhatikan process apa saja yang sedang berlangsung di komputer kita dengan melihat task manager, dan kita bisa end task kan atau kill, lalu kita bisa hapus .exe nya
J. Disk Fragmentation
Sebagaimana karakteristik file dalam sebuah komputer pasti mengalami proses file tersebut di add, di edit, atau di hapus, hal tersebut dapat menyebabkan fragmentasi di beberapa areal sektor harddisk, untuk itu kita perlu merapihkan data di komputer kita, yaitu dengan mendefrag nya. jika kita menggunakan windows xp, kita bisa menggunakan defrag.exe dan meletakanya di schedule agar dapat berjalan pada waktu yang kita tentukan Background applications Kalau kita perhatikan di systray saat kita klik arrow kirinya akan berderetlah icon yang banyak, semakin banyak icon yang terpasang di systray itu menyebabkan komputer semakin lambat merespons proses, karena memory banyak yang terpakai untuk proses itu, sehingga untuk itu kita perlu mematikanya atau menon aktifkan yang tidak diperlukan yaitu dengan mengakses registry:
HKEY_ LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\RunOnce
Hapuslah key yang tidak diperlukan.
K. File system issues
Beberapa isu file system mempengaruhi performa itu mungkin benar, jika kita menggunakan OS Windows NT 4.0, Windows 2000, or Windows XP, seharusnya kita menggunakan NTFS File system, karena NTFS memiliki performa yang lebih baik daripada Filesystem sebelumnya misalnya FAT32, dimana fat32 ini dari sisi performance dia hanya mampu menangani disk yang berkapasitas 32GB dengan ukuran cluster default, jika filesystem fat32 berjalan pada disk yang berukuran besar maka akan sering terjadi fragmentasi dan menurunnya performance pc. Format dan ukuran cluster juga berpengaruh, misalnya saja, kita mempunyai disk 60GB lalu memformat disk tersebut dengan ukuran cluster 512 bytes, hal ini akan menyebabkan disk akan memakai banyak cluster dimana harddisk akan sering melakukan track and seeknya, dan ini akan menjadi problematik saat harddisk pada saat disk mengalami framgentasi yang banyak, salah satu solusinya adalah menggunakan cluster yang lebih besar, misalnya saja 4K atau lebih besar, dari situ kita akan melihat pemberitahuan tentang improvement load times, dan perlu diketahui, semakin besar ukuran cluster akan signifikan meningkatkan jumlah space cluster slack dan akan banyak membuat disk space banyak yang terbuang. trik lain untuk melakukan tweaking dari NTFS ini adalah:
1. tweak variable NtfsDisable8dot3NameCreation, yang bisa ditemukan di: HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Filesystem jika di set ke 1 maka ini akan menghentikan NTFS untuk menggenerate 8.3 file name convention, jika kita tidak membutuhkan model nama file lama, kita bisa menghentikan ntfs untuk tidak membuatnya
2. yang kedua adalah variable NtfsDisableLastAccess value yang bias ditemukan di: HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Filesystem ini adalah REG_DWORD entry, dan jika ini di set ke 1, maka ini akan mencegah NTFS untuk mengupdate date and time stamp, saat kita melakukan browsing file pada sebuah direktori, namun ini tidak akan menghalangi proses update file yang sedang di akses pada saat filenya di akses atau berubah.
Diposting oleh DREAM-XP di 00.50 0 komentar
Label: TIPS
